Kisah Masa Lalu Jiren Mengecewakan? Inilah 6 Alasannya!

Kisah Masa Lalu Jiren Mengecewakan? Inilah 6 Alasannya!


Alasan Kenapa Kisah Masa Lalu Jiren Mengecewakan!
Meskipun keren dan kuat, tetapi kisah masa lalu Jiren terasa cukup mengecewakan di Dragon Ball Super. Karena Dragon Ball Super mendekati akhir kisahnya, banyak backstory atau masa lalu dari karakter-karakter yang mulai diceritakan, terutama salah satunya adalah kisah masa lalu Jiren. Petarung terkuat dari Universe 11 inipun diceritakan masa lalunya melalui episode 127.

Sayangnya, meskipun dia adalah karakter yang cukup keren dan sangat kuat, tetapi kisah masa lalunya sendiri cukup mengecewakan. Cukup banyak fans yang merasa kecewa dengan kisah masa lalu Jiren. Berikut ini beberapa alasannya:

1. Terlalu Biasa

Dalam Dragon Ball Super, diceritakan bahwa keluarga Jiren dibunuh oleh penjahat semenjak dirinya masih kecil. Dia selamat setelah ditolong oleh seseorang dan dilatih bertarung.

Bersama dengan penyelamatnya dan juga teman-temannya, Jiren pun bertarung menghadapi penjahat yang telah membunuh keluargnya. Sayangnya, penyelamat dan teman-temannya terbunuh. Jiren mengajak teman-temannya yang selamat untuk menghadapi penjahat itu lagi. Akan tetapi, teman-temannya menolak. Jiren pun merasa dikhianati.

Semenjak itu, dia hanya percaya pada kekuatan dan hanya kekuatanlah yang akan memberi semua yang dia inginkan, termasuk teman seperjuangan.

Terasa biasa saja 'kan? Ya, ini adalah salah satu alasan kenapa kisah masa lalu Jiren mengecewakan: karena ceritanya terlalu biasa. Kisah masa lalu Jiren sendiri bisa disebut sebagai superhero origin dalam Dragon Ball, tetapi dirasa sangat biasa karena sudah banyak konsep kisah masa lalu serupa di serial-serial luar Dragon Ball. Contohnya saja, seperti kisah masa lalu Sasuke dari serial Naruto.

2. Tidak Sebagus Musuh-Musuh Lainnya dalam Dragon Ball

Sebenarnya, kisah masa lalu Jiren tidaklah mengecewakan jika ada sesuatu yang "khas" di dalamnya. Ya, kisah masa lalu ini kurang unik bahkan jika dibandingkan dengan kisah masa lalu karakter-karakter Dragon Ball lainnya.

Dalam Dragon Ball Super, diceritakan bahwa Beerus adalah Dewa Kehancuran yang datang ke bumi untuk mencari Dewa baru yang bisa memberinya tantangan. Lalu, ada juga Hit yang merupakan pembunuh bayaran misterius yang memiliki kekuatan untuk menghentikan waktu.

Bandingkan juga dengan karakter-karakter seperti Frieza, yang merupakan alien penguasa galaksi dan sangat jahat; Vegeta yang dulunya merupakan pangeran dari planet yang telah hancur dan berusaha untuk memberontak dari genggaman Frieza; lalu ada Cell yang datang dari masa depan untuk mencapai wujud sempurna; dan bahkan Majin Buu yang merupakan makhluk supernatural dengan kekuatan luar biasa.

Bukan masalah panjang atau pendeknya kisah masa lalu tersebut diceritakan, tetapi jika dibandingkan dengan milik mereka, milik Jiren terasa begitu biasa dan kurang memiliki kisah masa lalu yang unik dan aneh "khas" Dragon Ball.

3. Kisah Masa Lalunya Sangat Mirip Vegeta, Tapi…

Kisah masa lalu Jiren sangat mirip dengan Vegeta. Akan tetapi, kisah Jiren ini sangat terasa datar karena kurangnya konflik di dalamnya. Bandingkan saja dengan Vegeta yang harus mati-matian berjuang melawan Frieza dan anak buahnya. Kisah milik Jiren terasa sangat biasa saja.

Mungkin, alasan ini juga dikarenakan timing atau penempatan yang kurang tepat di dalam Dragon Ball Super, lebih tepatnya di versi anime. Begini, di versi anime, karakter Jiren tidak dimunculkan dan dikembangkan dengan baik. Sepanjang kemunculannya, dia hampir tidak pernah berbicara sama sekali. Hal ini berbanding terbalik dengan manga di mana Jiren diperlihatkan menyelamatkan suatu kota dan diperlihatkan berbicara dengan Toppo dan lainnya.

4. Tidak Menjelaskan Karakter Jiren Sama Sekali

Yang saya maksud di sini, bukan karakter Jiren yang menjadi pendiam dan serius, tetapi dirinya yang terlalu pasif selama turnamen. Hal ini cukup tidak masuk akal mengingat dia sangat terobsesi dengan kekuatan.

Berbeda dengan di anime, di manga Jiren tampak lebih aktif ketika bertarung semenjak turnamen dimulai. Tentu saja, itu karena dia terobsesi dengan kekuatan. Dan saya rasa, ini lebih masuk akal dan konsisten daripada versi animenya.

Selain itu, masa lalunya yang membuat dia pendiam dan serius, terlihat sangat bertolak belakang dengan kalimat-kalimat yang dia ucapkan di dalam anime. Misalnya saja ketika rekan-rekannya dari Universe 11 tersingkir, Jiren malah mengolok-olok rekannya tersebut, sifatnya ini membuat Goku dan petarung Universe 11 terkejut. Selain itu, Jiren juga tampak lebih sombong dengan mengejek Goku dan Vegeta.

Sifat karakternya benar-benar tidak konsisten dengan masa lalunya.

5. Tidak Menjelaskan Kekuatan Jiren Sama Sekali

Jiren diperkenalkan sebagai seorang petarung yang sangat kuat. Banyak fan yang bertanya-tanya mengenai asal mula kekuatannya dan hal tersebut tidak terjawab dengan baik melalui kisah masa lalunya.

Dalam flashback, hanya diceritakan bahwa dia berlatih sangat keras untuk menjadi kuat. Tetapi tidak dijelaskan hal-hal seperti: Apakah dia berasal dari bangsa tertentu yang bisa menjadi kuat seperti bangsa Saiya? Latihan apa yang dia lakukan sampai benar-benar bisa melampaui kekuatan Dewa Penghancur? Dari masa lalu yang diceritakan tersebut, lebih banyak pertanyaan yang muncul dari pada jawabannya.

6. Jiren Adalah Musuh Terakhir

Mendekati akhir seri Dragon Ball Super, Jiren muncul sebagai musuh terakhir yang harus dikalahkan oleh Goku. Tentunya, banyak fans yang berharap kalau Jiren bakalan memiliki masa lalu yang menarik dan unik. Di sinilah masalahnya, harapan yang terlalu tinggi ini tidak sebanding dengan masa lalu Jiren yang biasa saja. Hal ini bisa menjadi salah satu alasan kenapa kisah masa lalu Jiren terasa sangat mengecewakan.

Baca juga:

Tidak ada komentar