5 Mitos Sains Ngaco Tapi Masih Banyak yang Percaya

5 Mitos Sains Ngaco Tapi Masih Banyak yang Percaya

5 Mitos Sains Ngaco Tapi Masih Banyak yang Percaya

Kamu pernah nggak sih denger informasi terus nggak yakin kalo infonya bener atau enggak? Apalagi kalo infonya masih simpang siur trus beredar dari mulut ke mulut. Naaah daripada kamu salah kaprah, saya kasih pencerahan biar kamu jadi tau! Berikut 5 mitos sains ngaco (tapi masih banyak yang percaya).
5 Mitos Sains Ngaco Tapi Masih Banyak yang Percaya

1. Gurun terluas di dunia adalah Gurun Sahara
Apa yang kamu pikirin ketika denger kata gurun? Padang pasir? Onta? saya kasih tau nih ya, gurun itu gak melulu pasir. Definisi gurun itu berdasarkan jumlah hujan yang turun di suatu daerah selama setahun. Kalo suatu curah hujan suatu daerah 15 inci atau kurang dari itu, berarti daerah itu termasuk gurun.

Naaah kalo mengacu dari definisi itu, maka gurun yang paling luas bukan gurun Sahara yang luasnya "cuma" 9.100.000 km², tapi Antartika yang luasnya 13,726,937 km² karena curah hujan di Antartika lebih rendah daripada Sahara. Kaget?


2. Petir nggak nyamber di tempat yang sama dua kali
Katanya, petir nggak nyamber di tempat yang sama dua kali. Nyatanyaaaaaa petir bisa aja nyamber tempat yang sama, berkali-kali. Bahkan seorang pria bernama Roy Sullivan pernah kena petir sampe 7 kali seumur hidup sebelum akhirnya meninggal. Meninggalnya juga bukan karena petir, tapi karena bunuh diri karena masalah asmara. Tuhhh!

3. Makanan yang jatoh ke lantai masih bersih sebelum 5 detik
Ada yang bilang 5 detik, 10 detik, bahkan 5 menit, yang pasti semuanya mitos. Kalo di lantainya ada banyak kuman, makanan yang jatoh juga pasti bakal ikutan kotor.

4. Manusia cuma punya 5 indera
Kalo kamu pernah berharap punya indera keenam, kamu gak perlu khawatir, kenapa? Karena sebenarnya kamu sudah punya indera keenam, ketujuh, kedelapan dan seterusnya. Selain panca indera yang lo pelajarin di buku sains SD, sebenarnya manusia punya indera lain. Ada indera keseimbangan, temperatur, tekanan, arah, waktu, banyak deh!


5. Tipe darah berpengaruh dengan kepribadian
Orang mungkin ngira tipe darah berpengaruh sama kepribadian karena kedengeran scientific karena berhubungan sama kondisi biologis manusia. Padahal, tipe darah itu gak berpengaruh sama kepribadian kamu. Kepribadian manusia dipengaruhi oleh kombinasi antara faktor gen, sirkuit otak, level hormon, dan pengaruh lingkungan.

Share this:

Share this with short URL: Get Short URL loading short url

You Might Also Like:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Disukai

0 Comment

Add Comment

Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian anda tercemin saat berkomentar.

Gunakan konversi tool jika ingin menyertakan kode atau gambar.


image
How to style text in Disqus comments
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Box

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS] - lihat di sini

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

Like CIDOSHARE? Keep us running by whitelisting CIDOSHARE in your ad blocker.

This is how to whitelisting CIDOSHARE in your ad blocker.

Thank you!

×
×
×

Advertisement